Home » Motivasi & Inspirasi

Anda Punya Mental Block untuk Sukses? Inilah solusinya…

22 December 2010 6,786 views 19 Comments

Setelah berhasil mendapatkan hadiah undian senilai 2 MILYARRR….., si Untung, segera pergi ke sebuah showroom mobil impiannya …..BMW, dan membuat janji untuk test drive BMW X1 sport keluaran terbaru. Setelah bertukar kemudi dengan si sales, Untung dengan amat percaya diri, memindahkan posisi persneling ke posisi maju dan langsung menginjak gas sedalam dalamnya …… rhmmmm….. rhmmmmm…. rhmmmmmm…… RRRRHHHHHMMMMMM……

Tapi si X1 berjalan ditempat dan tidak bergerak maju…. Si Untung dengan wajah bingung menoleh pada sales, dan berkata… lho kok nggak mau maju ya? Padahal saya sudah injak gas sedalam dalamnya .

Si sales dg tenangnya menjawab, lha gimana mau maju pak… Wong tombol rem tangannya masih ON… Sampe kapan juga mobil kagak akan bisa maju, rem tangannya dilepas dulu dong…., baru digas dan mobil bisa berlari kencang pak…… sambil geleng geleng kepala menertawakan kebodohan si Untung…. Ha…ha…ha… Mungkin saat ini anda juga ikut menertawakan keluguan si Untung.

Tapi tahukah anda, bahwa dalam perjalanan meraih kesuksesan, seseorang terkadang tanpa disadari menjadi seperti si Untung, yang lupa melepas rem tangan sehingga seberapa semangatnya menginjak pedal gas dan seberapa dalam menginjaknyapun, posisi orang tersebut tidak bergerak atau jika bergerak majupun, tidak sebanding dengan pikiran dan energi yang dikeluarkan.

Rem tangan dalam diri kita, sering dinamakan Mental Block atau penghambat mental.

Biasanya mental block terbesar kebanyakan orang dalam hal meraih kesuksesan dan kekayaan adalah adanya keyakinan dalam diri mereka, baik disadari maupun tidak disadari, bahwa untuk menjadi orang kaya dan sukses itu bukanlah hak mereka.

Mereka meyakini bahwa, kehidupan mereka sekarang sulit untuk dirubah, karena sudah digariskan dari sononya, mereka ditakdirkan untuk hidup pas2an dan hanya hidup sebagai orang biasa saja, yang hanya cukup untuk hidup amat sederhana. Hidup sukses, dengan disertai segala kemudahan, hanyalah untuk orang lain, begitu biasanya pemikiran mereka. Memang terkadang pemikiran ini timbul setelah mereka mencoba berkali-kali dan selalu mengalami kegagalan yang tanpa disadari sebenarnya diakibatkan oleh adanya rem tangan di diri mereka yang belum dilepas.

Saya melihat faktor inilah yang sebenarnya perlu didobrak, dihancurkan pertama kali sebelum seseorang dapat sukses menjalankan strategi investasi property TANPA MODAL seperti yang saya lakukan dan ajarkan.

Karena sepanjang seseorang masih memiliki mental block ini, strategi investasi atau bisnis apapun yang diajarkan atau dipelajarinya tidak akan mampu terlaksana dengan baik. Mengapa demikian? Karena jauh didalam pikiran orang tersebut, ada keyakinan yang menyatakan bahwa, dia tidak akan mampu melakukannya, dia tidak mampu mewujudkan impian2nya, dia hanya ditakdirkan hidup sebagai seorang biasa saja, menjadi orang kaya bukanlah jalan hidupnya, dll.

Walaupun orang tersebut sudah mengetahui dan belajar strategi investasi properti TANPA MODAL, atau tanpa…. tanpa …. yang lainnya dan ketika dia menemukan hot deal dengan kriteria yang ideal, keyakinan didalam pikiran bawah sadarnya, akan mengatakan “hot deal ini bukan untuk saya, nanti kalau saya ambil, terus ternyata begini-begitu, bagaimana ya?”.

Jadi mental block inilah yang harus diselesaikan pertama kalinya sebelum seseorang menjalankan sebuah strategi untuk merubah kehidupannya menjadi lebih baik dan sukses.

Pernah suatu ketika dalam workshop Property Cash Machine di pagi hari pertama, ada seorang peserta yang berkata demikian dengan saya : “Pak Joe, saya ini sudah ikut berbagai seminar property yang lain, semua strategi tanpa…tanpa…tanpa…. sudah saya pelajari, tapi saat saya menemukan hot deal yang bisa saya dapatkan tanpa…tanpa…, tapi kok saya seperti nggak mampu, nggak ada kemauan untuk membelinya ya pak?” dan saya hanya menanggapinya dengan tersenyum dan kemudian saya berkata, “silakan bapak ikuti sesi demi sesi workshop Property Cash Machine dengan baik, dan saya yakin bapak akan bisa menemukan jawabannya kenapa bapak tidak berhasil menggerakkan diri bapak untuk mengambil properti tersebut, walaupun sudah jelas jelas hot deal”.

Dengan berdasarkan hasil pengamatan tersebut dan beberapa komentar peserta lainnya, serta ditambah lagi dengan pengalaman pribadi saya, dimana saya sendiri butuh waktu sekitar 6 tahun, sejak pertama kalinya saya mengenal strategi investasi properti tanpa modal, untuk akhirnya ‘pecah telor’ berhasil membeli properti tanpa modal malah dapat modal.

Maka, dalam membimbing dan mengajarkan peserta yang bergabung dalam workshop Property Cash Machine, hal yang pertama-tama saya lakukan adalah membantu semua peserta melepaskan rem tangan mereka masing masing, melepaskan mental blocknya masing masing.

Karena strategi apapun yang anda pelajari, buku apapun yang anda baca, seminar/workshop apapun yang anda hadiri, ilmu atau jurus apapun yang anda kuasai, selama anda belum melepas rem tangan di dalam diri anda, anda tidak akan pernah berhasil mempraktikkan itu semua.

Oleh sebab itu, pertanyaan saya adalah, sudahkah anda menyadari dimana letak tombol rem tangan dalam diri anda? Jika sudah, pertanyaan selanjutnya adalah, sudahkah anda melepaskan rem tangan tersebut sebelum anda menginjak gas ‘action’ anda sedalam dalamnya? Jika belum, silahkan anda bergabung dalam workshop Property Cash Machine yang terdekat untuk saya bantu menunjukkan cara melepaskan mental block anda sekaligus saya ajarkan rahasianya bagaimana membangun kekayaan melalui properti TANPA MODAL, malah DAPAT MODAL.

Share your comments on Facebook:

19 Comments »

  • Nur Ma'ruffin said:

    Setuju …………. Saya juga sedang belajar “on”… Trims Pak Joe Hartanto

  • Erni said:

    Benar Pak Joe saya jg ingin sekali ikut workshop PCM terutama agar saya bisa melepaskan mental block pada diri saya dan smoga saya bisa segera bergabung dengan workshop PCM.

    Salam

  • Erwin said:

    setuju pak

  • noto said:

    Betul sekali Pak Joe.
    Kapan ngadakan Workshop di Kaltim Pak Joe.
    Sekali-kali ke Daerah donk pak, jangan di Jakarta aja.
    Hehehe… saya tunggu infonya Pak Joe.

  • gus muh said:

    Pagi om jo…..

    saya sudah membeli dan membaca buku anda
    isinya luar biasa buat saya..

    ingin sekali saya mengikuti jejak anda dan rekan2 alumni workshop lain yang sudah bisa mengaplikasikan ilmu dari anda
    namun
    saya punya mental block yang teramat kuat…
    saya saat ini bekerja sebagai PNS di daerah.
    penghasilan tidak seberapa yang merupakan sumber pendapatan satu2 nya

    yang jadi pertanyaan
    bagai mana saya harus memulai..
    bagai mana bisa memperoleh kepercayaan kredit dari Bank
    dan bagai mana pulan beban agsuran tiap bulannya..

    terima kasih om jo…

    salam hebat

  • eko said:

    sanggat setuju sekali Pak Joe,

    hanya menunggu saja untuk segera datang ke Workshop PCM febuari nanti,
    salam sukses selalu semua orang pak, n terima kasih .

  • toni said:

    sy dah beli dan baca buku Mr.JOe. Gmn ya Mr. Joe klau kita tinggal d daerah kabupaten yg kecil mungkin gak memperoleh properti yg hotdeal ! koq saya cari2 gak ada ya …

  • Joe Hartanto said:

    halo teman2 semua , terima kasih untuk respon positif anda semua , terima kasih untuk pertanyaan nya pula.
    @Erni , sampai ketemu di workshop tgl 19-20 Feb 2011 ini dan Erni akan mempelajari serta mempraktekkan bgmana menghilangkan mental blok tsb (Mnrt team saya , Erni sudah terdaftar)
    @Noto , terima kasih untuk permintaan anda bung Noto , hanya saja saat ini memang PCM belum merencanakan ke daerah kaltim , ttp kalau bung Noto ingin lebih awal mempelajari strategi dan teknik2 tsb , saya akan menyambut anda di Jkt
    @Gus Muh , Wah pertanyaan anda itu sudah mencakup lebih dari setengah hari strategi dan teknik2 yg saya ajarkan kpd peserta saya , silahkan ikuti kelas saya , bung Gus bisa menghubungi team saya di 0857-80100033 dan selama 3bulan bung Gus akan mendptkan coaching
    @Eko , sampai ketemu bung Eko
    @Toni , kabupaten yang kecil itu seperti apa bung Toni ? didaerah mana ? ohya sbg informasi salah satu alumni saya David , beliau sudah berhasil membuktikan nya di daerah Timika.Saya yakin bung Toni juga bisa mendapatkannya.Yang diperlukan adlh menghilangkan mental blok dan mempunyai pengetahuan serta teknik2 yg memadai.

    Terima kasih teman2 semua

    salam sukses

  • lukman said:

    pak joe yg selalu optimis
    sy ingin sekali ikut seminarnya tapi bener bener ga ada duit krn sy guru honor yg gajinya pas buat makan aja, kadang juga ngutang.
    tapi saya dah berhasil beli buku bapak.
    pertanyaan sy, mungkin ga sy bisa dapat coaching tanpa ikut seminar…
    karena seminggu setelah baca buku bpk sy dapat tempat yg mau dijual tp ga tau aturan kredit ke bank untuk itu sy butuh mentor. bagaimana, bisa ga pak? mohon bantuannya

  • arip said:

    mantab mas jo saya setia membaca artikel anda. innspiratip penuh semangat. Efeknya setiap tahun saya perbaharui utang saya untuk memperoleh property baru atau penambahan kamar ntuk nambah-nambah income buat nyicil ke bank. Doakan saja saya dapat hot deal sebagaimana rekan-rekan lain peroleh.

  • sunardi said:

    slamat malam pak jo…

    maaf, saya baru buka email
    thanks atas workshop-nya. saya sebagai anggota Enterpiuner Univercity (EU) kelompok 6 sangat berterima kasih kedatangannya ke Bangka.Saya mulai bergabung di EU Bulan Januari 2010.
    Dulu saya hanya mempunyai konter Handphone kecil-kecilan saya yang bermodal Rp 500 rb, yang mulainya tanggal 19 Maret 2007 pada saat masih kuliah semester 5. sekarang saya kerja sambilan di salah satu Bank swasta cab. Bangka.
    Saya terus teringat ketika masih ikut workshop dulu. Jadi Tepatnya bulan Oktober 2010 tadi saya memberanikan diri untuk membuka toko elektronik kecil-kecilan dan masih sambilan kerja juga sampai skrg ini. saya mendapatkan modal dr Bank Daerah…
    Untuk itu saya slalu mengharapkan motivasi dari Pak Jo..

    Salam Sukses…

  • sunardi said:

    Saya bekerja atas keyakinan bahwa “saya pasti berhasil”, walaupun ada kendala yang cukup besar yaitu kedua Orang Tua. Karena orang Tua saya mengharuskan saya bekerja pada perusahaan atau melamar PNS. akan tetapi hati kecil saya menolak…karena dalam perusahaan saya merasa diperbudakkan oleh orang lain, otak kita untuk kesuksesan orang lain dan bukan untuk kesuksesan kita sendiri, akan tetapi ada maknanya juga agar kita bisa belajar memanag usaha yang akan kita bangun(punya sendiri).
    Oleh karena itu pelan-pelan saya harus bisa meyakinkan kedua ORTU saya bahwa saya mampu dan pasti sukses kalau saya mempunyai usaha sendiri…
    sampai sekarang ini modal usaha saya berjumlah kurang lebih Rp 165jt, berjalan pelan-pelan dulu…

    Thanks Pak Jo
    Salam sukses, Amien…

  • yusdiansyah said:

    Pak.Joe,saya sudah beli buku property cash machine dan ingin ikut
    workshopnya,ada nggak rencana untuk ngadain di kota Balikpapan?
    Terima kasih,

  • gus muh said:

    buat yang berpenghasilan pas-pasan
    kadang kadang juga ngutang
    kaya’ saya…
    he…..he…..

    untuk berkecimpung di investasi property…..
    lebih baik kita memulai dengan berkecimpung ke Bisnis dulu…
    sehingga bisa meningkatkan kemampuan financial kita…
    agar dapat memperoleh kepercayaan dari bank…
    ingat bank hanya akan memberi kredit rata2 40% dari penghasilan kita…

    semoga tuhan memberkahi kita semua…

  • tadesobung said:

    pak Joe…saya seorang pelaut..apakah bisa memiliki usaha property seperti yg pak Joe ajarkan?…karena saya bukan PNS dan pekerjaan saya tidak bisa dijadikan andalan untuk membayar utang saya ke bank…mohon pencerahannya…karena saya tertarik sekali ingin mengikuti class yg pak joe ajarkan untuk merubah pekerjaan saya kedepan..terimakasih..

  • irwan said:

    mulai saja… akan ketemu jalannya

  • Heriyandi said:

    Saluut to pa Joe, saya baru kenal pa Joe 2 bulan lalu (melalui buku PCM) saat ini saya sedang menunggu keputusan kredit untuk transaksi pembelian 2 kios sebesar 600 juta (melalui KPR, tanpa DP,sedang market value bisa mencapai 850 juta), setelah transaksi ini selesai saya ingin sekali mengikuti workshop PCM, untuk memperdalam bidang ini, PCM Workshop i,m coming, salam sukses .

  • Joe Hartanto (author) said:

    @Heriyandi, Selamat pak! Saya ikut senang dengan keberhasilan anda.

  • Dhani said:

    Salam kenal pak joe,,,
    ada yang ingin saya tanyakan kepada bapak tentang mental block yang saya alami.
    Saya merasakan mental block yang begitu kuat, semakin saya pikirkan mental block tersebut, semakin kuat pula tekanan negatifnya.
    Yang menjadi permasalahan utama adalah ;
    1. kedua orang tua saya telah bercerai, saya ikut bersama ibu saya dan segala kebutuhan masih dibiayai oleh orang tua.
    2. ibu saya memiliki perilaku2 negatif dan setelah saya pelajari perilaku2 tersebut adalah perilaku impulsif
    3. dia memiliki keyakinan bahwa mendidik anak itu harus dengan kasar supaya kelak anaknya bisa menjadi lebih baik. dia sering bilang kepada saya seperti itu
    4. dan yang menjadi permasalahan utama adalah dia sering memberi cap negatif kepada saya padahal kata2 dari orang tua itu lebih mudah membuat kita percaya

    Pertanyaannya:
    Adakah solusi dan bagaimana agar pikiran bawah sadar kita bisa menolak kata2 negatif dari orang lain (terutama dari orang tua kita sendiri)supaya kita lebih mudah mengatasi mental block-mental block yang tertanam di alam bawah sadar kita?

    terimakasih pak

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.