<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Joe Hartanto</title>
	<atom:link href="http://www.joehartanto.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.joehartanto.com</link>
	<description></description>
	<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 04:41:54 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.5</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Jadi Selebritis di Event Robert G Allen di Kuala Lumpur</title>
		<link>http://www.joehartanto.com/jadi-selebritis-di-event-robert-g-allen-di-kuala-lumpur/</link>
		<comments>http://www.joehartanto.com/jadi-selebritis-di-event-robert-g-allen-di-kuala-lumpur/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 09:06:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joe Hartanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<category><![CDATA[Motivasi &amp; Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.joehartanto.com/?p=367</guid>
		<description><![CDATA[Bicara satu panggung dengan pembicara internasional sekaliber Robert G Allen, di negeri orang pula&#8230;&#8230;. Wow&#8230;.sebuah pengalaman luarbiasa&#8230;.impian yang menjadi kenyataan.
Bagi teman teman di Indonesia yang belum terlalu familiar dengan Robert G Allen, wajar saja&#8230;..karena di Indonesia buku bukunya tidaksepopuler buku penulis penulis lainnya. Tapi di negara2 lain, nama Robert G Allen sangatlah terkenal, dia adalah salah satu guru legendaris di bidang &#8216;beli properti tanpa uang&#8217;, karena dia sudah menuliskan dan mengajarkan hal ini pada orang banyak sejak 30 tahun yang lalu. Bahkan di Amerika sana, dia mendapat julukan &#8220;The Number ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/05/nothing-down-and-property-cash-machine-2.jpg" ><img class="alignleft size-medium wp-image-371" title="nothing-down-and-property-cash-machine-2" src="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/05/nothing-down-and-property-cash-machine-2-300x193.jpg" alt="" width="300" height="193" /></a>Bicara satu panggung dengan pembicara internasional sekaliber Robert G Allen, di negeri orang pula&#8230;&#8230;. Wow&#8230;.sebuah pengalaman luarbiasa&#8230;.impian yang menjadi kenyataan.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi teman teman di Indonesia yang belum terlalu familiar dengan Robert G Allen, wajar saja&#8230;..karena di Indonesia buku bukunya tidaksepopuler buku penulis penulis lainnya. Tapi di negara2 lain, nama Robert G Allen sangatlah terkenal, dia adalah salah satu guru legendaris di bidang &#8216;beli properti tanpa uang&#8217;, karena dia sudah menuliskan dan mengajarkan hal ini pada orang banyak sejak 30 tahun yang lalu. Bahkan di Amerika sana, dia mendapat julukan &#8220;The Number One Millionaire Maker&#8221; ( guru yang paling banyak membimbing orang biasa untuk jadi milyader), dan sering sekali muncul di TV dan mass<br />
media lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Mentoring saya dengan Robert G Allen dimulai saat saya dalam proses menyembuhkan diri sendiri dari rasa sakit hati, depresi, stress, paranoid, dan penyakit mental lainnya yang disebabkan oleh traumatik kebangkrutan saya yang pertama kali di tahun &#8216;99. Saat itu seperti yang telah saya singgung sekilas dalam buku &#8220;Property Cash Machine&#8221; saya banyak terbantu oleh buku buku motivasi dan pengembangan diri yang saya baca, salah satu dari buku yang telah menyadarkan dan membangkitkan semangat saya kembali adalah &#8220;Creating Wealth&#8221; yang ditulis oleh Robert G Allen.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam buku tersebut saya menemukan sebuah kalimat bijak yang artinya seperti ini &#8220;Manakala anda jatuh atau gagal, saat sedang dalam perjalanan mewujudkan impian anda, maka anda telah bergabung dalam jajaran orang orang seperti Abraham Lincoln, Thomas Alfa Edison, Walt Disney, etc&#8221; &#8230;..kala itu yang ada dalam pikiran saya adalah&#8230;wah kalau orang2 besar itu saja pernah mengalami gagal, pernah jatuh, pernah bangkrut, artinya wajar wajar saja jika saya gagal, jatuh, bangrut &#8230;. Pandangan saya tentang sebelumnya tentang sebuah kegagalan, kejatuhan, kebangkrutan adalah sebuah aib besar,  sebuah kejadian yang amat memalukan,&#8230;&#8230;. totally change 180 derajat&#8230;. ternyata wajar aja tuh&#8230;.mereka semua juga mengalaminya, jadi kenapa mesti dipikirin, kenapa saya mesti hiraukan pemikiran dan pandangan orang lain disekeliling saya&#8230;..so what gitchu loh&#8230;..saya harus bangkit kembali, saya pasti bisa mewujudkan impian2, nasib saya sama dengan Abraham Lincoln, Thomas Alfa Edison, Walt Disney dan nama2 besar lainnya, nasib saya ada ditangan saya sendiri, saya pasti bisa!!!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Berbekal semangat dari kalimat bijak tersebut, saya bangkit kembali, melakukan berbagai macam bisnis lagi, sampai akhirnya salah satu bisnis tersebut membuat saya jatuh, gagal, bangkrut yang ke dua kalinya hanya dalam tempo kurang dari 2 tahun sejak kebangkrutan yang pertama di tahun &#8216;99.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah proses kebangkrutan ke 2 tersebut, saya baru sadar, bahwa ternyata untuk sukses, tidak cukup hanya dengan bermodalkan semangat saja, tidak cukup dengan kreatifitas saja, tidak cukup dengan membaca buku saja, kita juga perlu memiliki seorang mentor. Akhirnya saya memutuskan untuk berangkat ke Amerika, bekerja tanpa pengalaman dan tanpa surat ijin kerja, selain untuk mengumpulkan modal dan belajar langsung bisnis franchise di negara asalnya. Sebenarnya impian besar yang sangat memotivasi saya untuk berangkat ke US, meninggalkan anak istri di Jakarta,  adalah karena saya ingin berguru langsung, mentoring langsung dengan salah satu guru idola saya, Bob (Robert G Allen).</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi setelah saya cari tahu dan menemukan informasi tentang tentang Bob, wow ternyata  rogramnya dia muaaaahhaaalll buaaaaangeet, USD 5000, sebuah harga seminar yang mahal sekali, tidak mungkin terjangkau, untuk ukuran saya waktu itu. Akhirnya saya pendam keinginan tersebut, dan sempat sedikit terpuaskan setelah saya mengikuti sebuah seminar seharinya Robert T Kiyosaki di Virginia. Sambil memendam keinginan saya untuk berguru langsung dengan Bob, saya bertekad,  akan  praktekkan semua yang saya pelajari dari buku2 Robert G Allen (Creating Wealth, Nothing Down, Multiple Streams of Incomes dan One Minute Millionaire) dan setelah saya berhasil, saya akan temui beliau. Dan akhirnya saya kembali  ke Indonesia untuk merintis bisnis, tanpa sempat berguru langsung dengan Bob, tapi dengan bermodalkan semangat dan insprasi yang diberikan Bob dalam buku &#8220;One Minute Millionaire&#8221; yang saya baca sewaktu sambil kerja di US.</p>
<p style="text-align: justify;">Singkat cerita, seperti yang saya ceritakan di artikel sebelumnya, akhir tahun lalu, saya mendapatkan info bahwa Bob, akan datang ke Asia, dan akhirnya bulan Maret lalu saya berhasil menemui Bob di Singapore, dan menceritakan hal hal yang telah berhasil saya praktekkan setelah membaca buku bukunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Minggu lalu 14-16 Mei, di Kuala Lumpur, akhirnya saya berhasil mewujudkan impian 10 tahun yang lalu untuk berguru dengan langsung dengan Bob. Bersama dengan 300an orang lainnya dari Malaysia, Singapore, China, India, Indonesia serta negara2 lainnya. Dan tanpa saya duga sebelumnya &#8230;.. Di hari ke 2, Bob turun dari panggung&#8230;.kemudian menghampiri tempat saya duduk dan meminta saya untuk naik panggung bersama beliau&#8230; Dan dengan bangganya, Bob menceritakan kisah saya, dia sangat terharu karena bukunya bisa memotivasi seseorang yang tidak dia kenal dari sebuah tempat yang juga dia tidak kenal sebelumnya, dan meminta saya untuk berbicara, sharing tentang perjalanan saya, bertemu dengan buku2 beliau, sampai berhasil mempraktekkannya di Jakarta, Indonesia dan akhirnya bisa menjadi seorang Entrepreneur, Investor Properti dan sekarang Infopreneur (penulis buku dan trainer).  Walaupun awalnya saya sempat ragu, karena bahasa Inggris saya yang tidak lancar, tapi akhirnya saya berhasil mendapat sambutan yang luarbiasa dari para peserta lainnya.<br />
<a href="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/05/sharing-with-bob2.jpg" ><img class="alignnone size-medium wp-image-368" title="sharing-with-bob2" src="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/05/sharing-with-bob2-300x186.jpg" alt="" width="280" /></a> <a href="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/05/sharing-with-bob1.jpg" ><img class="alignnone size-medium wp-image-370" title="sharing-with-bob1" src="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/05/sharing-with-bob1-300x216.jpg" alt="" width="250" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Sejak turun dari panggung hari itu, sampai hari terakhir, tak henti hentinya teman2 baru dari Malaysia, Singapore, China, India dan beberapa dari Indonesia menghampiri saya, mengucapkan selamat, mengajak berkenalan, minta tanda tangan, berfoto bersama, angkat saudara, sampai angkat anak &#8230;.he3x&#8230;.(minta saya untuk tinggal di rumahnya jika ke Singapore), dll.</p>
<p style="text-align: justify;">Wow&#8230;.sungguh sebuah pengalaman yang luarbiasa, pertama kalinya saya berbicara didepan ratusan orang di negara lain, dengan berbahasa Inggris, tanpa persiapan sama sekali dan satu panggung dengan penulis dan pembicara Internasional sekelas Robert G Allen&#8230;..sungguh saat saya sedang menuliskan artikel inipun, saya masih antara setengah tidak percaya dengan apa yang telah saya alami beberapa hari yang lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">Sungguh mengharukan, saya  sama sekali tidak menyangka, ternyata kisah perjuangan hidup saya bermanfaat bagi orang lain, berhasil menginspirasi tidak saja teman teman di tanah air, dari Aceh sampai Bali, dari Bontang sampai Pontianak, dari kota2 besar seperti Jakarta, Makassar, Surabaya&#8230;sampai kota2 kecil seperti Tegal, Subang, Karawang&#8230;.bahkan sekarang sampai keluar Indonesia&#8230;Malaysia, China, Singapore, India, dll.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa orang yang ketika saya turun panggung, minta berkenalan dan memberi ucapan selamat pada saya&#8230;.sampai terharu dan berlinang airmata&#8230;.bahkan ada seorang wanita muda yang ternyata berasal dari Padang, Indonesia&#8230;mengucapkan seperti ini, &#8220;Joe saya bangga dengan kamu, ternyata ada orang Indonesia yang bisa diundang naik panggung bersama Robert G Allen, saya bangga akan pencapaianmu, selamat!!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Oh ya, sekedar info saja, tahun depan 2011, semoga semuanya lancar, saya mendapat kesempatan diundang oleh Bob ke rumahnya di Amerika, berdiskusi, bergabung dalam kelompok MasterMind yang dibimbing langsung oleh Bob, untuk mewujudkan impian impian  berikutnya. Dan semoga saya bisa tetap membagikan ilmu ilmu baru lainnya untuk seluruh teman2 dan sahabat saya, dimanapun anda saat ini berada. For Your Freedom!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.joehartanto.com/jadi-selebritis-di-event-robert-g-allen-di-kuala-lumpur/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Workshop Property Cash Machine 20 Jakarta, 8-9 Mei 2010</title>
		<link>http://www.joehartanto.com/workshop-property-cash-machine-20-jakarta-8-9-mei-2010/</link>
		<comments>http://www.joehartanto.com/workshop-property-cash-machine-20-jakarta-8-9-mei-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 May 2010 08:34:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joe Hartanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.joehartanto.com/?p=354</guid>
		<description><![CDATA[





]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><center><br />
<a href="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/05/img_4510.jpg" ><img src="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/05/img_4510-300x225.jpg" alt="" title="img_4510" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-355" /></a></p>
<p><a href="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/05/img_4509.jpg" ><img src="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/05/img_4509-300x225.jpg" alt="" title="img_4509" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-356" /></a></p>
<p><a href="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/05/img_4508.jpg" ><img src="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/05/img_4508-300x225.jpg" alt="" title="img_4508" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-357" /></a></p>
<p><a href="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/05/img_4507.jpg" ><img src="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/05/img_4507-300x225.jpg" alt="" title="img_4507" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-358" /></a><br />
</center></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.joehartanto.com/workshop-property-cash-machine-20-jakarta-8-9-mei-2010/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Testimoni Peserta Workshop Property Cash Machine Angkatan Ke-19 di Jakarta</title>
		<link>http://www.joehartanto.com/testimoni-peserta-workshop-property-cash-machine-angkatan-ke-19-di-jakarta/</link>
		<comments>http://www.joehartanto.com/testimoni-peserta-workshop-property-cash-machine-angkatan-ke-19-di-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 May 2010 07:56:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joe Hartanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kisah Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.joehartanto.com/?p=345</guid>
		<description><![CDATA[
&#8220;Pa Joe adalah teman lama saya, jadi saya tahu keadaan pa Joe waktu dalam proses pembelajaran. Setelah sekian tahun berpisah akhirnya kami bertemu kembali dan saya sangat kaget dan takjub dengan pencapaian yg diraih didalam bisnis dan investasi properti tanpa modal. Pa Joe Hartanto adalah orang Indonesia pertamakali yang sukses menerapkan prinsip Nothing Down..Dahsyat!!&#8221; ~ Pryslen P. Bisnis Owner

&#8220;Banyak buku Properti yang sudah saya baca namun dalam workshop Property Cash Machine ini banyak hal yang sangat menyentuh hati dan kita diajak untuk menyelami dan membuktikan bagaimana impian, keyakinan dan take ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-sjc1/hs109.snc3/15725_437427968635_370082028635_5614024_6840795_n.jpg" alt="" width="432" height="287" /></p>
<p><img class="alignleft" title="Pryslen P" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs490.snc3/26811_431417828635_370082028635_5457169_7562942_n.jpg" alt="Pryslen P" width="150" />&#8220;Pa Joe adalah teman lama saya, jadi saya tahu keadaan pa Joe waktu dalam proses pembelajaran. Setelah sekian tahun berpisah akhirnya kami bertemu kembali dan saya sangat kaget dan takjub dengan pencapaian yg diraih didalam bisnis dan investasi properti tanpa modal. Pa Joe Hartanto adalah orang Indonesia pertamakali yang sukses menerapkan prinsip Nothing Down..Dahsyat!!&#8221; <strong><em>~ Pryslen P. Bisnis Owner</em></strong></p>
<hr />
<img class="alignright" title="Purwanto" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-sjc1/hs510.snc3/26811_432333718635_370082028635_5477509_4217461_n.jpg" alt="Purwanto" width="150" />&#8220;Banyak buku Properti yang sudah saya baca namun dalam workshop Property Cash Machine ini banyak hal yang sangat menyentuh hati dan kita diajak untuk menyelami dan membuktikan bagaimana impian, keyakinan dan take action dipadu sehingga Keyakinan Menjadi Kenyataan&#8221; <strong><em>~ Purwanto. Accounting</em></strong><br />
<br/><br/></p>
<hr />
<img class="alignleft" title="Elly" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs490.snc3/26811_432333723635_370082028635_5477510_104509_n.jpg" alt="Elly" width="150" />&#8220;Terimakasih saya yang tak terhingga buat Tuhan dan Pa Joe saya sangat bersyukur sekali dapat berjodoh bertemu dengan mentor property yang Hebat dan Dahsyat . Mental Block saya sudah hilang, pikiran saya jadi terbuka dan hati saya berbunga-bunga !! Dua Jempol untuk Pa Joe Hartanto, Pa Joe memang dahsyat!!!&#8221; <strong><em>~Elly. Wiraswasta</em></strong><br />
<br/><br/></p>
<hr />
<img class="alignright" title="Hartanto" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-sjc1/hs510.snc3/26811_432423503635_370082028635_5479912_6168909_n.jpg" width="150" />&#8220;Terimakasih Pa Joe semua penasaran saya tentang membeli property tanpa uang malahan dapat Cash Back akhirnya terjawab. Semua Rahasianya sudah diberikan semua termasuk contoh2 deal secara faktual membuat saya tidak sabar lagi untuk mempraktekkannya secepat mungkin. Salam Sukses Pa Joe!!&#8221; <strong><em>~ Hartanto. Wiraswasta</em></strong><br />
<br/><br/></p>
<hr />
<img class="alignleft" title="Temmy Juliani" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs510.snc3/26811_432423518635_370082028635_5479915_7632858_n.jpg" alt="Temmy Juliani" width="150" />&#8220;Saya sungguh merasa workshop ini sangat bermanfaat dan saya yakin ini pasti merubah hidup saya. Pa Joe benar2 mempraktekkannya dalam kenyataan. Selain belajar menjadi investor yang handal saya juga belajar untuk mengelola keuangan saya. Cara yang diajarkan benar2 terus terang dan kreatif . Saya sangat berterimakasih karena Pa Joe mau membagikan ilmunya dengan jelas dan terbuka. Thank you So Much&#8221; <strong><em>~Temmy Juliani. Wiraswasta</em></strong></p>
<hr />
<img class="alignright" title="Kristian Rene" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-sjc1/hs510.snc3/26811_432423523635_370082028635_5479916_2388379_n.jpg" width="150" />&#8220;Workshop yang sangat bermanfaat terutama bagi yang memiliki orientasi untuk pensiun dini dan punya lebih banyak waktu untuk keluarga. Seminar ini sangat direkomendasikan karena telah membantu saya melihat sisi lain dari dunia investasi property yang banyak ditakutkan orang lain&#8221; <strong><em>~ Kristian Rene. Wiraswasta</em></strong><br />
<br/><br/></p>
<hr />
<img class="alignleft" title="M. Ali Rasjid" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-sjc1/hs510.snc3/26811_432434563635_370082028635_5480211_5684775_n.jpg" alt="M. Ali Rasjid" width="150" />&#8220;Workshop ini cukup mengupas hal2 yang bersifat teknis operasional dalam menerapkan ilmu yang ada di Buku PCM. Dengan mengikuti workshop ini kita kan mempersingkat waktu belajar dan memahami secar detail Know How ilmu investasi di Properti.&#8221; <strong><em>~M. Ali Rasjid</em></strong><br />
<br/><br/></p>
<hr />
<img class="alignright" title="Purwadi" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs490.ash1/26811_432448963635_370082028635_5480587_5386376_n.jpg" width="150" />&#8220;Saya adalah seorang pemula di dunia property, tapi setalh mengikuti workshopnya Pa Joe, sekarang saya sudah mengerti . Terimakasih Pa Joe sudah mau sharing pengalamannya. Sukses buat Pa Joe!!&#8221; <strong><em>~Purwadi. Karyawan</em></strong><br />
<br/><br/></p>
<hr />
<img class="alignleft" title="Arianita Rusli" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs490.ash1/26811_432449003635_370082028635_5480591_3951812_n.jpg" alt="Arianita Rusli" width="150" />&#8220;Sangat bermanfaat !! Saya senang sekali bisa iktu workshop ini ..sekarang saya semakin yakin bahwa saya akan menjadi investor property yang sukses!! Thanks a Lot Pa Joe!!&#8221; <strong><em>~Arianita Rusli. Karyawan</em></strong><br />
<br/><br/></p>
<hr />
<img class="alignright" title="Arfianto Wibowo" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs490.snc3/26811_432449008635_370082028635_5480592_684509_n.jpg" width="150" />&#8220;Sangat inspiratif, dengan seminar ini saya tahu step by step untuk mencapai kebebasan finansial sya melalui property, Terimakasih Pa Joe, semoga amal baik Bapak mendapat ganjaran melimpah dari Tuhan YME dan semoga Pa Joe diberi umur panjang agar bisa share lebih banyak orang&#8221; <strong><em>~Arfianto Wibowo</em></strong><br />
<br/><br/></p>
<hr />
<img class="alignleft" title="Tedy Kustiadi" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-sjc1/hs089.snc3/15725_437421018635_370082028635_5613811_6518510_n.jpg" alt="Tedy Kustiadi" width="150" />&#8220;Workshop Property Cash Machine Luar BIasa membuka pikiran saya sekaligus menghancurkan Mental Block yang saya miliki, saya yakin semua yang diberikan Pak Joe membantu saya dalam mencapai impian &#8220;BANYAK WAKTU DAN BANYAK UANG&#8221; <strong><em>~Tedy Kustiadi</em></strong><br />
<br/><br/></p>
<hr />
<img class="alignright" title="Sunardi Rustandi" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-sjc1/hs109.snc3/15725_437425058635_370082028635_5613958_3543614_n.jpg" width="150" />&#8220;Luar biasa!! komentar pendek dan pas kita semua mampu mencapai impian besar kita asalkan kita punya passion yang kuat, pengetahuan dan skill yang mumpuni, terimakasih Pak Joe atas kesediaannya membuka luas mata dan wawasan kami&#8221; <strong><em>~Sunardi Rustandi</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.joehartanto.com/testimoni-peserta-workshop-property-cash-machine-angkatan-ke-19-di-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>INVESTASI TERBAIK DI DUNIA</title>
		<link>http://www.joehartanto.com/investasi-terbaik-di-dunia/</link>
		<comments>http://www.joehartanto.com/investasi-terbaik-di-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 01:42:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joe Hartanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Motivasi &amp; Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.joehartanto.com/?p=336</guid>
		<description><![CDATA[Enam tahun yang lalu, saat itu saya baru saja beberapa bulan kembali dari Amerika, sebuah negeri dimana banyak para pengusaha besar menyekolahkan anak anak mereka di sana, dimana banyak para pejabat negeri kita sekarang yang dulunya bersekolah di sana, sebuah negeri yang sebagian besar masyarakat Indonesia sepanjang hidupnya hanya bisa menyaksikannya dari layar bioskop, televisi atau berita berita di mass media. Sebuah negeri impian bagi para orangtua untuk menyekolahkan anak anaknya.
Tetapi saya menjalani hidup saya selama 2 tahun di Amerika, bukan karena orangtua saya kaya dan menyekolahkan saya ke sana, ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-337" title="images" src="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/05/images.jpg" alt="" width="97" height="124" />Enam tahun yang lalu, saat itu saya baru saja beberapa bulan kembali dari Amerika, sebuah negeri dimana banyak para pengusaha besar menyekolahkan anak anak mereka di sana, dimana banyak para pejabat negeri kita sekarang yang dulunya bersekolah di sana, sebuah negeri yang sebagian besar masyarakat Indonesia sepanjang hidupnya hanya bisa menyaksikannya dari layar bioskop, televisi atau berita berita di mass media. Sebuah negeri impian bagi para orangtua untuk menyekolahkan anak anaknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tetapi saya menjalani hidup saya selama 2 tahun di Amerika, bukan karena orangtua saya kaya dan menyekolahkan saya ke sana, bukan pula karena prestasi akademik saya cemerlang sehingga mendapat beasiswa untuk belajar ke sana, bukan pula karena saya seorang yang sukses secara materi sehingga saya bisa memiliki tabungan untuk saya habiskan jalan jalan ke tempat tempat wisata di Amerika. Bukan, bukan itu semua.</p>
<p style="text-align: justify;">Tetapi saya ke sana, karena keadaan yang memaksa, di mana saat itu saya baru saja bangkrut habis habisan yang ke 2 kalinya dalam waktu tidak sampai 2 tahun dan saya tidak mempunyai penghasilan sepeserpun. Saya berangkat ke Amerika benar benar “modal nekat” hanya bermodalkan tiket pp, $1000 (hasil pinjaman ke mertua saya), visa turis, tanpa kemampuan berbahasa Inggris fasih, tanpa pengalaman kerja di luar Indonesia, tanpa tahu apa yang akan saya hadapi di sana dan tanpa ijin kerja pula. Pokoknya yang penting berangkat dulu, sampai Amerika dulu, what will be, will be lah <img src='http://www.joehartanto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Dan seperti sebagian besar anda yang sudah membaca dalam buku saya “Property Cash Machine – langkah Cerdas Membangun Kekayaan Tanpa Modal”, di bagian awal saya sudah menceritakan tentang kisah kerja keras dan perjuangan selama kerja 730 hari  dengan 3 pekerjaan sekaligus (sebagai pelayan toko, sebagai kurir antar makanan dan sebagai petugas cleaning service) dan harus terpisah jauh dari keluarga di Indonesia. Dan setelah 730 hari akhirnya saya memutuskan kembali ke negeri tercinta Indonesia ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Kembali ke awal tulisan diatas, 6 tahun yang lalu adalah waktu dimana saya baru saja beberapa bulan kembali dari Amerika. Saya kembali tanpa tahu apa yang harus dilakukan. Pekerjaan saya waktu itu hanyalah antar jemput anak sekolah dan menjadi sopir sekaligus pengawal pribadi istri saya. Bagi anda yang pernah mengalami situasi ini, kita sebagai pria, kepala rumah tangga , sangatlah tertekan secara psikologis. Masa itu adalah masa-masa yang menantang bagi saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Belum lagi menghadapi keluarga yang setiap kali bertemu, menanyakan “Sudah punya rencana kerja atau usaha apa???” Boro boro…… Jangankan untuk mikir kerjaan, menyesuaikan dengan situasi Jakarta yang serba jauh dan macet kemana-mana saja suatu tantangan berat bagi saya waktu itu, belum lagi proses penyesuaian dengan istri yang sudah berpisah selama 2 tahun. Wow tidak mudah sama sekali.<br />
Untunglah walau tanpa penghasilan dan tanpa tahu kapan akan kembali mulai berpenghasilan, saya mempunyai kesadaran akan pentingnya mengembangkan diri, pentingnya menambah ilmu dan menambah lingkungan baru yang positif, akhirnya saya memutuskan untuk meng”investasi”kan tabungan hasil kerja keras saya selama 2 tahun di Amerika dalam bentuk seminar-seminar pengembangan dan motivasi diri yang harganya tidaklah murah (jutaan rupiah) dan dalam buku-buku motivasi dan pengembangan diri yang nilainya juga besar sekali untuk ukuran saya pada waktu itu. Tanpa saya sadari, saya sudah menghabiskan puluhan juta rupiah untuk “investasi” dalam kepala saya atau leher keatas ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Waktu itu, walau saya ‘pengangguran’ tapi saya tidak mau melewatkan waktu dengan hanya merenung di rumah dan menyesali nasib, saya ikuti semua seminar yang ada waktu itu, baik pembicaranya yang namanya berawalan huruf depan ‘A’ sampai yang berawalan huruf ‘Z’ saya sudah ikuti semua waktu itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya ikut seminar-seminar dari berbagai model. Ada seminar motivasi di hotel berbintang yang pesertanya diminta untuk teriak teriak sampai suara habis setelah selesai seminar. Ada seminar yang pesertanya dibuat bercucuran airmata. Ikut juga workshop pertanian yang diadakannya dipelosok desa dimana harus tidur di losmen murah dan makan seadanya. Pokoknya ada seminar atau workshop dimanapun yang menarik hati saya waktu itu saya kejar, walau harus keluar biaya hotel dan transportasi diluar kota sekalipun.</p>
<p style="text-align: justify;">Waktu itu sekalipun kegiatan saya ini terbilang positif, tetap saja mendapat tantangan dari pihak keluarga. Bahkan setiap kali pulang ke rumah orang tua, ada sedikit perasaan tidak enak, karena pasti ayah saya selalu berkata, “Sudah sekarang tidak usah kebanyakan baca buku dan buang buang uang ikut seminar sana sini, kamu malah habiskan uang untuk bikin kaya penulis buku dan pembicara seminarnya saja. Yang penting sekarang cari kerja atau usaha gitu lho…”</p>
<p style="text-align: justify;">Walau mendapat tantangan seperti itu, untunglah saya mengambil keputusan untuk tetap meng’investasi’kan uang tabungan saya untuk beli buku dan ikut seminar dan workshop2 tersebut. Dan ternyata keputusan saya untuk meng&#8217;investasi&#8217;kan pada kegiatan belajar itu sangat tepat sekali. Karena ternyata setelah saya renungkan perjalanan hidup saya sampai saat ini, justru buku, seminar dan workshop-workshop tersebutlah yang membuat kehidupan saya berubah bagai bumi dan langit dengan kehidupan saya 6 tahun yang lalu. Bahkan pada titik tertentu boleh dibilang telah menyelamatkan hidup saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku, seminar dan workshop-workshop tersebutlah yang menyelamatkan kehidupan rumah tangga saya. Saya sangat berterima kasih sekali dengan para penulis buku dan pembicara seminar yang sudah mau meluangkan waktu mereka untuk membagikan ilmunya, karena melalui merekalah, hidup saya bisa berubah. Bahkan beberapa diantara mereka sekarang menjadi teman-teman baik kami saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan karena alasan itulah pula sekarang saya membayar balik pada masyarakat luas atau istilahnya “pay it forward” dengan menuliskan “Rahasia sukses saya” dalam buku Property Cash Machine dan mengajarkannya pada orang banyak dalam bentuk workshop properti dan seminar-seminar entrepreneurship.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk itu pulalah saya rela meluangkan waktu Sabtu dan Minggu,  yang seharusnya saya pakai istirahat dan menikmati kebersamaan bersama keluarga setelah sibuk mengurusi bisnis di hari biasa, tapi saya memilih untuk ada di pelosok negeri ini mulai dari Aceh sampai Bali, dari Pontianak sampai Purwokerto, untuk membangkitkan semangat dan motivasi teman-teman di sana.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan ternyata setelah saya membaca kisah para orang sukses di dunia dan pembicara-pembicara Top dunia seperti Anthony Robbins (yang baru saja selenggarakan seminar dengan harga lebih dari Rp. 40 juta per orangnya di Bali), mereka juga berani membayar harga di awal, berani meng”investasi”kan uang tabungan mereka untuk meningkatkan diri mereka, untuk mengembangkan diri mereka, hingga bisa seperti saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai disini mungkin sebagian kecil dari anda mempunyai pemikiran seperti ini &#8220;ah..pak Joe bisa begitu kan, walau tidak punya penghasilan, tapi kan&#8230; punya tabungan hasil kerja di Amerika&#8230;&#8221;<br />
Hayo siapa yang punya pikiran seperti itu?  Saya jawabnya mudah saja, silahkan anda baca kisah Agus Handayanto (dalam buku Property Cash Machine) salah satu alumni workshop properti yang saya selenggarakan. Pak Agus gabung workshop saya dalam kondisi tidak punya uang sama sekali, dan akhirnya berhasil bergabung dengan cara menggadaikan handphone kesayangan istrinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi apa yang terjadi 2 bulan kemudian setelah dia mempraktekkan satu strategi, ya betul hanya satu strategi saja yang diajarkan dalam workshop,  Pak Agus berhasil membeli sebuah toko handphone tanpa keluar uang dari kantongnya sendiri dan setiap bulan mendapatkan penghasilan pasif sebesar Rp 5 juta/bulan. Wow! Pasif lho ya, luarbiasa bukan?</p>
<p style="text-align: justify;">Saya sendiri, investasi yang saya investasikan dalam buku-buku atau seminar-seminar telah kembali beribu-ribu kali lipat, beribu-ribu persen walau sebenarnya hasilnya sangatlah tidak bisa hanya diukur secara materi saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi terus terang saja sampai saat ini saya masih heran buangeeeett, kalau ketemu teman lama atau baru yang begitu tahu, saya adalah seorang penulis buku best seller dan pembicara,  bukannya segera membeli buku saya, tapi minta diberi gratis <img src='http://www.joehartanto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Mereka terkadang bilang begini “Kasih dulu bukunya ke saya gratis, nanti setelah saya berhasil praktekkan saya bayar 10 kali lipat …….. he3x” atau ada yang bilang begini, “Kapan kamu mau undang saya ke workshopmu yang harganya jutaan itu? Gratis dong, nanti kalau sudah berhasil dipraktekkan dan ada hasilnya baru bayar……he3x”</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam hati kecil saya hanya berkata begini, kalau untuk investasi ilmu di pikiran mereka saja, mereka tidak mau berkorban, bagaimana mereka bisa merubah hidup mereka? Sementara itu untuk beli ‘gadget’ keluaran terbaru yang harganya jutaan, mereka berani menggesek kartu kredit untuk menjaga gengsinya, tidak heran kehidupan mereka tidak berubah lebih baik sejak saat terakhir bertemu dengan saya, dan saya tidak heran pula,  jika bertemu dengan mereka beberapa tahun ke depan kehidupan mereka akan tetap sama, bahkan mungkin lebih buruk.</p>
<p style="text-align: justify;">It’s about the life principle, Apa yang anda tabur itulah yang anda tuai.<br />
Dengan ber”investasi” di diri anda, Anda sedang menabur ilmu di pikiran anda dan belajar banyak hal. Dengan belajar banyak hal, akan terjadi perubahan yaitu berubahnya pola pikir anda, berubahnya cara anda memandang sesuatu, berubahnya cara anda bicara, berubahnya cara anda bertindak maka berubah pulalah nasib dan hidup anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Atau kalau menurut boso jowone “You have to be the change! Change the way you think, change the way you do things and then you will enjoy your fruits of success”.</p>
<p style="text-align: justify;">So marilah mulai saat ini membangun kebiasaan ber’investasi’ di pikiran anda, di kepala anda, di leher keatas anda. Investasi di diri anda adalah investasi yang terbaik di dunia!!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.joehartanto.com/investasi-terbaik-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Workshop Property Cash Machine 19 Jakarta, 27-28 Maret 2010</title>
		<link>http://www.joehartanto.com/workshop-property-cash-machine-19-jakarta-27-28-maret-2010/</link>
		<comments>http://www.joehartanto.com/workshop-property-cash-machine-19-jakarta-27-28-maret-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Apr 2010 04:09:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joe Hartanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.joehartanto.com/?p=333</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img src="http://www.joehartanto.com/wp-content/uploads/2010/04/pcmjakarta.jpg" alt="" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.joehartanto.com/workshop-property-cash-machine-19-jakarta-27-28-maret-2010/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Joe Hartanto di Tabloid Peluang Kerja Maret - April 2010</title>
		<link>http://www.joehartanto.com/joe-hartanto-di-tabloid-peluang-kerja-maret-april-2010/</link>
		<comments>http://www.joehartanto.com/joe-hartanto-di-tabloid-peluang-kerja-maret-april-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Apr 2010 02:30:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joe Hartanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kisah Sukses]]></category>

		<category><![CDATA[Lain lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.joehartanto.com/?p=326</guid>
		<description><![CDATA[Joe Hartanto, Enterpreneur, Investor Properti, Penulis Buku
Pernah Jadi Tukang Pembersih Lantai, dan Pelayan Toko
Joe Hartanto adalah seorang enterpreneur dan investor properti yang mengawali semua usahanya dari nol. Setelah berkali-kali jatuh bangun dalam hidupnya, saat ini ia telah berhasil memiliki portofolio investasi properti yang menghasilkan passive income dan berbagai divisi usaha yang menguntungkan, dari retail, pendidikan, hingga apotek. Bagaimana kisah petualangan Joe Hartanto, untuk bisa kembali bangkit dari kehancuran?
Joe terlahir dari keluarga sederhana. “Saya dulu saat masih sekolah sering malu ketika ditanya apa pekerjaan orangtua saya, karena ayah saya adalah pedagang ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.joehartanto.com/wp-content/uploads/2010/04/foto.jpg" ><img class="alignleft size-full wp-image-327" title="foto" src="http://www.joehartanto.com/wp-content/uploads/2010/04/foto.jpg" alt="" width="314" height="186" /></a>Joe Hartanto, Enterpreneur, Investor Properti, Penulis Buku</p>
<p style="text-align: justify;">Pernah Jadi Tukang Pembersih Lantai, dan Pelayan Toko</p>
<p style="text-align: justify;">Joe Hartanto adalah seorang enterpreneur dan investor properti yang mengawali semua usahanya dari nol. Setelah berkali-kali jatuh bangun dalam hidupnya, saat ini ia telah berhasil memiliki portofolio investasi properti yang menghasilkan passive income dan berbagai divisi usaha yang menguntungkan, dari retail, pendidikan, hingga apotek. Bagaimana kisah petualangan Joe Hartanto, untuk bisa kembali bangkit dari kehancuran?</p>
<p style="text-align: justify;">Joe terlahir dari keluarga sederhana. “Saya dulu saat masih sekolah sering malu ketika ditanya apa pekerjaan orangtua saya, karena ayah saya adalah pedagang dan pelatih anjing ,” ungkap Joe.<br />
Sejak kecil Joe juga dididik untuk tidak bergantung pada orangtua dan selalu mendapatkan sesuatu lewat usaha. Joe menceritakan saat masa kecilnya di Bandung, ia seringkali pagi-pagi harus naik sepeda sejauh 5 km dari rumahnya ke tempat pemilik anjing untuk menjemput anjing yang akan dilatih.<br />
Lulus kuliah, Joe sempat bekerja di beberapa perusahaan. Awalnya pindah-pindah karena tidak puas, terakhir dia mendapatkan pekerjaan yang cukup bagus menjadi kepala cabang sebuah perusahaan trading yang memberi gaji dan fasilitas yang lumayan untuk ukuran saat itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi karena itu fasilitas yang diberikan kantor dan bukan milik sendiri, ia sadar itu tidak akan ia miliki selamanya. Karena itu, Joe juga mulai merintis usaha –usaha sampingan dan cukup berhasil.<br />
Namun Joe akhirnya harus kehilangan segala hal yang bisa dinikmatinya saat ia mengalami kebangkrutan mendadak.  Joe mengaku karena keserakahannya dalam berbisnis , semua yang dimilikinya hancur dalam waktu cepat akibat tertipu rekan bisnisnya. Kejatuhan yang mendadak itu membuat Joe merasa sangat depresi , paranoid bahkan sempat terlintas keinginan untuk mengakhiri hidup.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun Joe memiliki istri yang selalu setia mendampingi dan ada teman-teman baru yang mau membantu. “Tapi karena istri saya yang selalu mendampingi saya yang depresi, akhirnya dia sendiri tidak bekerja dan kita tidak berpenghasilan,” kenangnya. Masa-masa sulit itu  Joe mengaku sering berhari-hari hanya makan mie instant.</p>
<p style="text-align: justify;">Motivasi Joe mulai tumbuh lagi ketika membaca buku-buku karya Robert Kiyosaki, seperti  Rich Dad Poor  Dad dan Cash Flow Quadrant, Berfikir dan Berjiwa Besar karya David Scwartz, Creating Wealth karya Robert G. Allen. Saat itu tahun 1999 buku-buku Robert Kiyosaki belum beredar di Indonesia. Joe mendapatkan buku-buku tersebut dari seorang temannya yang membelikannya sewaktu pergi ke Australia.</p>
<p style="text-align: justify;">Joe pun kembali merintis bisnis-bisnis baru mulai dari jual beli mobil, kerajinan tangan, MLM, jadi pemborong taman dan sebagainya. Tahun 2000 Joe bisa membeli rumah di daerah Serpong , istrinya melahirkan putri mereka dan ia mulai mendirikan bisnis baru bersama beberapa temannya. Namun bisnis tersebut akhirnya juga terhenti di tengah jalan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kebangkrutan kedua disingkapi Joe secara lebih positif. Saat itu Joe memutuskan untuk pergi ke Amerika meninggalkan anak dan istrinya, untuk bekerja sekaligus mencari wawasan. “Waktu itu saya berfikir saya harus bekerja dulu lagi untuk mencari modal,” ungkap lelaki kelahiran tahun 1970 ini. Joe ke Amerika dengan harapan memperoleh pekerjaan dengan gaji yang lebih tinggi.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan ongkos pinjaman dari mertua, dan visa turis, Joe nekat bekerja di Amerika. Di negeri  Paman Sam, Joe menggeluti tiga pekerjaan sekaligus. “Saya kerja fisik sehari 16-18 jam,” kenangnya. Joe bekerja di minimarket 7 Eleven sebagai pelayan toko, dari pukul 23.00-08.00 pagi. Joe sengaja memilih shift malam karena bayarannya lebih tinggi dan dan bisa bekerja di tempat lain pada siang harinya.<br />
Dari pukul 09.00-15.00 sore, Joe bekerja di deli (semacam kafe) di sana dia bertugas mengepel lantai, membuang sampah, membuat sandwich hingga mengantar pesanan makanan dengan berjalan kaki.<br />
Deli tempatnya bekerja tutup setiap  Sabtu-Minggu, jadi tiap Sabtu, selepas pulang dari 7 Eleven, Joe bisa bekerja membersihkan lorong apartemennya yang katanya honornya lumayan. Joe hanya libur pada hari minggu dan itu ia pergunakan untuk mengurus keperluan hidupnya sendiri. “Tiap minggu saya ke laundry lalu belanja kebutuhan makanan dan keperluan pribadi lainnya dan sedikit beristirahat. Joe menjalani kehidupan seperti itu selama 730 hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah kurang lebih dua tahun di Amerika, tahun 2003 Joe pulang ke Indonesia, dengan tekad yang sama ingin kembali memulai bisnis baru dengan bekal hasil kerjanya selama dua tahun di  Amerika.<br />
Joe lalu bertemu dengan Purwacaraka. Lewat pembicaraan yang cukup lama, akhirnya Joe mendirikan cabang sekolah musik Purwacaraka. Saat itu pula Joe mulai tertarik pada investasi properti karena modal mendirikan sekolah musik, bukan berasal dari tabungan kerjanya selama di Amerika tapi justru didapat dari menjaminkan rumah tinggal yang dulu dibeli pada tahun 2000 di Serpong.</p>
<p style="text-align: justify;">“Dulu belinya 140 juta, namun dengan jaminan rumah itu saya bisa dapat pinjaman modal usaha senilai 300 juta,” ujarnya. Dari situ Joe mulai tertarik pada investasi di bidang properti.</p>
<p style="text-align: justify;">Joe kemudian mengambil franchise retail minimarket, dan terus berburu properti untuk investasi. Dari buku-buku mengenai investasi properti dan melihat kondisi sebenarnya di Indonesia, Joe mulai menemukan cara berinvestasi properti tanpa modal sendiri, dan bisa menghasilkan passive income. Cara tersebut kemudian ia ajarkan ke beberapa orang. Ketika beberapa orang yang diajari cukup berhasil menggunakan cara itu, Joe mulai percaya diri membuat workshop dan menulis buku, berjudul Property Cash Machine, yang cukup laris di pasaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu kelebihan Joe Hartanto adalah kemampuannya bertahan di tengah situasi sulit dan kemauannya untuk belajar. Kini setelah banyak hal dicapainya Joe mengaku masih terus belajar karena banyak juga yang masih ingin diraihnya. “Lakukan lebih dari yang diharapkan,” ungkap Joe membocorkan rahasia bisa sukses baik itu di dalam dunia kerja maupun di dunia usaha. (<strong>Joe Hartanto di Tabloid Peluang Kerja Edisi 36, 31 Maret - 6 April 2010</strong>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.joehartanto.com/joe-hartanto-di-tabloid-peluang-kerja-maret-april-2010/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Impian Saya 10 Tahun Lalu Terwujud Juga!</title>
		<link>http://www.joehartanto.com/impian-saya-10-tahun-lalu-terwujud-juga/</link>
		<comments>http://www.joehartanto.com/impian-saya-10-tahun-lalu-terwujud-juga/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 05:47:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joe Hartanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kisah Sukses]]></category>

		<category><![CDATA[Lain lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.joehartanto.com/?p=318</guid>
		<description><![CDATA[Sepuluh tahun yang lalu, di tahun 2000, masa dimana saya mengalami tantangan hidup dan ekonomi yang sangat luarbiasa besar, dimana saya baru saja bangkrut tertipu habis habisan, tidak punya pekerjaan yang jelas, tidak punya tujuan hidup, tidak tahu apa yang harus dilakukan. Salah seorang teman baru saya, sepulang dari Australia membelikan saya  sebuah buku berjudul. &#8220;Creating Wealth-Retire in 10 years using Allen&#8217;s 7 principles of wealth&#8221; ditulis oleh penulis buku international best seller &#8220;Nothing Down&#8221; yaitu Robert G Allen.
Sebuah buku yang sangat menginspirasi saya untuk bangkit! Dalam buku Creating ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sepuluh tahun yang lalu, di tahun 2000, masa dimana saya mengalami tantangan hidup dan ekonomi yang sangat luarbiasa besar, dimana saya baru saja bangkrut tertipu habis habisan, tidak punya pekerjaan yang jelas, tidak punya tujuan hidup, tidak tahu apa yang harus dilakukan. Salah seorang teman baru saya, sepulang dari Australia membelikan saya  sebuah buku berjudul. &#8220;Creating Wealth-Retire in 10 years using Allen&#8217;s 7 principles of wealth&#8221; ditulis oleh penulis buku international best seller &#8220;Nothing Down&#8221; yaitu Robert G Allen.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah buku yang sangat menginspirasi saya untuk bangkit! Dalam buku Creating Wealth itu saya menemukan sebuah kalimat Robert yang membuat semangat saya bangkit kembali &#8220;When you fail for a time to obtain something you really want, you join the ranks of some pretty important people&#8230;like Abraham Lincoln and Thomas A. Edison&#8221; (sewaktu anda jatuh gagal ketika sedang meraih sesuatu yang anda impikan, berarti anda telah bergabung dengan jajaran orang orang penting seperti Abraham Lincoln dan Thomas A. Edison) Dan dalam buku itu juga saya mengenal istilah affirmasi pertama kalinya, yang langsung saya praktekkan dan sangat besar efeknya dalam proses kebangkitan saya.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/03/joe-with-robert-allen-300x201.jpg" ><img class="aligncenter size-medium wp-image-321" title="joe-with-robert-allen" src="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/03/joe-with-robert-allen-300x201.jpg" alt="" width="300" height="201" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Sejak saat itulah saya sangat mengagumi Robert G Allen, saya berusaha mencari tahu tentang beliau, saya juga membaca buku-bukunya yang lain seperti &#8220;Nothing Down&#8221; dan &#8220;One Minute Millionaire&#8221; dan dari buku-buku beliaulah pertama kalinya saya mengenal cara2 membangun kekayaan Tanpa Modal (Nothing Down) melalui properti.</p>
<p style="text-align: justify;">Sewaktu saya bekerja di US, saya berusaha mencari tahu dan ingin sekali ikut seminar dan pelatihannya, tapi setelah tahu biayanya yang $5000 utk seminar 3 hari saja&#8230;. saya hanya berani memimpikan bahwa suatu hari saya akan berjumpa dengan Robert dan berguru langsung dengannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Hari Jumat 26 Maret 2010, yang lalu adalah sebuah hari yang bersejarah bagi saya. Hari itu salah satu impian saya sejak 10 tahun yang lalu&#8230;berhasil terwujud! Wow&#8230;saya berhasil berjumpa dan berguru langsung dengan inspirator saya, mentor saya&#8230; Robert G Allen di Singapura, sebuah pengalaman yang sangat indah luar biasa&#8230;. bertemu dengan seseorang yang walau tidak mengenal saya, tapi berhasil menanamkan fondasi-fondasi keberhasilan saya saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai rasa ucapan syukur dan terima kasih yang amat dalam akan pengalaman ini, saya akan memberikan  tiket seminar National Achievers Congress di Singapura tgl 27-29 April 2010 senilai $225 Sing, dimana salah satu pembicaranya adalah Robert G Allen, sebagai FAST ACTION Bonus bagi 10 orang pendaftar pertama dalam workshop Property Cash Machine batch 20 yang akan diselenggarakan di Jakarta tgl 8-9 Mei 2010.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.joehartanto.com/impian-saya-10-tahun-lalu-terwujud-juga/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Testimoni Peserta Workshop Property Cash Machine Angkatan Ke-18 di Surabaya</title>
		<link>http://www.joehartanto.com/testimoni-peserta-workshop-property-cash-machine-angkatan-ke-18-di-surabaya/</link>
		<comments>http://www.joehartanto.com/testimoni-peserta-workshop-property-cash-machine-angkatan-ke-18-di-surabaya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Mar 2010 02:40:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joe Hartanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kisah Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.joehartanto.com/?p=309</guid>
		<description><![CDATA[
&#8220;Banyak seminar semacam ini, tapi yang saya ketahui mereka yang mengadakan seminar seperti ini juga berguru pada Pa Joe Hartanto yang sangat meyakinkan sekali kemampuannya!!&#8221; ~Teddy Adi Pradana (Wiraswasta)
&#8220;GILA!! GA MUNGKIN!! Kata pertama yang terucap saat saya membaca buku Pak Joe Hartanto pertamakali!! Tetapi setelah mengikuti workshopnya ternyata semua logis. Terimakasih Pa Joe atas sharing Knowledgenya!!&#8221; ~Ivan Yulianto (Karyawan)
&#8220;Workshop Property Cash Machine sangat luar biasa!! Menyadarkan kita berinvestasi di properti yang benar untuk mencapai Kebebasan Finansial dan Waktu dengan cara2 yang mudah diikuti dan sudah terbukti keberhasilannya.Terus maju Pa Joe ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://www.joehartanto.com/wp-content/uploads/2010/04/pcmsurabaya.jpg" ><img class="aligncenter size-full wp-image-330" title="pcmsurabaya" src="http://www.joehartanto.com/wp-content/uploads/2010/04/pcmsurabaya.jpg" alt="" width="448" height="336" /></a></p>
<p>&#8220;Banyak seminar semacam ini, tapi yang saya ketahui mereka yang mengadakan seminar seperti ini juga berguru pada Pa Joe Hartanto yang sangat meyakinkan sekali kemampuannya!!&#8221; <em><strong>~Teddy Adi Pradana (Wiraswasta)</strong></em></p>
<p>&#8220;GILA!! GA MUNGKIN!! Kata pertama yang terucap saat saya membaca buku Pak Joe Hartanto pertamakali!! Tetapi setelah mengikuti workshopnya ternyata semua logis. Terimakasih Pa Joe atas sharing Knowledgenya!!&#8221; <strong><em>~Ivan Yulianto (Karyawan)</em></strong></p>
<p>&#8220;Workshop Property Cash Machine sangat luar biasa!! Menyadarkan kita berinvestasi di properti yang benar untuk mencapai Kebebasan Finansial dan Waktu dengan cara2 yang mudah diikuti dan sudah terbukti keberhasilannya.Terus maju Pa Joe Sukses Selalu Tuhan memberkati&#8221; <strong>~<em>dr Winny S</em></strong></p>
<p>&#8220;Setelah membaca buku Property Cash Machine saya langsung praktek dan Deal rumah 575 jt beli tanpa modal dihargai bank 590 jt, Luar biasa Cash Back 15 juta pas untuk menutupi Administrasi Bank, karena alasan itu saya ikuti Workshopnya yang ternyata memang sudah terbukti di lapangan dan masuk akal.Sukses Terus pa Joe.&#8221; <strong><em>~Sandy Hartono (Enterpreneur)</em></strong></p>
<p>&#8220;Workshop yang Dahsyat!! Mental dan pengetahuan bagaimana caranya menjadikan Properti sebagai mesin Uang benar-benar dilatih dan yakin Sukses!!&#8221; <strong><em>~Benediktus P. Kedang (Entrepreneur)</em></strong></p>
<p>&#8220;Workshop ini memberikan ilmu tentang properti yang sangat lengkap dan yang paling berkesan, saya bisa yakin bahwa saya mempunyai kemampuan untuk mematahkan Mental Block !! Pokok&#8217;e Muantepppppp tenan!!! Dahsyat abiezzzzz&#8230;.Thanks Pa Joe dan Property Cash Machinenya&#8221; <strong><em>~Luluk Ariestya (wiraswasta)</em></strong></p>
<p>&#8220;Sebelumnya saya selalu merasa kurang percaya diri untuk membeli properti yang harganya diluar kemampuan saya, setelah mengikuti workshop ini ternyata memang ada dan sudah terbukti membeli properti tanpa modal sedikitpun, thanks Pa Joe!!Keep Up The Good Work and Thank God for People Like You, God Bless!!&#8221; <strong><em>~Lina Livida (ibu rumah tangga)</em></strong></p>
<p>&#8220;Selama ini saya pikir investasi properti tanpa modal hanya omong kosong belaka atau hanya pemanis marketing, tapi setelah mengikuti workshop Property Cash Machine ini ternyata memang masuk akal, saya yakin berhasil bila mengikuti step2 yang diajarkan!!&#8221; <strong><em>~Rudy Ang (Trading Chemicals)</em></strong></p>
<p>&#8220;Sebelumnya saya kurang percaya bisa mendapatkan properti tanpa modal malah dapat modal. Sudah lama saya menantikan workshop seperti ini, meskipun saya sendiri kaget mengetahui biaya mengikuti workshop tapi saya merasa sangat beruntung setelah mengikutinya dan yakin akan mendapatkan berlipat-lipat. Ilmu yang sangat berharga. Thanks Pa Joe!!&#8221; <strong><em>~Adam Septyasmoro (PNS)</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.joehartanto.com/testimoni-peserta-workshop-property-cash-machine-angkatan-ke-18-di-surabaya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Workshop Property Cash Machine 18 Surabaya, 20-21 Maret 2010</title>
		<link>http://www.joehartanto.com/workshop-property-cash-machine-18-surabaya-20-21-maret-2010/</link>
		<comments>http://www.joehartanto.com/workshop-property-cash-machine-18-surabaya-20-21-maret-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Mar 2010 08:18:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joe Hartanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.joehartanto.com/?p=349</guid>
		<description><![CDATA[

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/05/img_3917.jpg" alt="" title="img_3917" width="500" height="375" class="aligncenter size-full wp-image-351" /></p>
<p><img src="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/05/img_3921.jpg" alt="" title="img_3921" width="500" height="375" class="aligncenter size-full wp-image-350" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.joehartanto.com/workshop-property-cash-machine-18-surabaya-20-21-maret-2010/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Joe Hartanto, Guru Investasi Properti - Majalah Pengusaha</title>
		<link>http://www.joehartanto.com/joe-hartanto-guru-investasi-properti-majalah-pengusaha/</link>
		<comments>http://www.joehartanto.com/joe-hartanto-guru-investasi-properti-majalah-pengusaha/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 08:07:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Joe Hartanto</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<category><![CDATA[Lain lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.joehartanto.com/?p=287</guid>
		<description><![CDATA[Bangkrut Berkali-kali, Kini Jadi Guru Investasi Properti.
Tahun penanggalan tercetak angka 1999. Bahkan mimpi buruk pun tidak sengeri yang dialami Joe Hartanto pada waktu itu. Beberapa penanda kemapanan-apartemen seluas 168 meter persegi, dengan hamparan lapangan golf di depannya, mobil sedan keluaran terbaru-lenyap tak berbekas seperti sebuah daratan yang tak menyisakan kehidupan setelah dihajar gelombang tsunami.
Dan hari-hari berikutnya merupakan hari yang berat bagi pasangan Joe-Wei Wei yang waktu itu belum genap satu tahun menikah.&#8221;Terlalu percaya kepada teman bisa sangat berbahaya,&#8221; ujar Joe-saat itu menjadi kepala cabang sebuah perusahaan trading dan memiliki bisnis ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/02/joe.jpg" alt="" height="314" /><img class="alignleft" src="http://www.joehartanto.com/joehartanto/wp-content/uploads/2010/02/Cover-majalah-Pengusaha-Joe.jpg" alt="" width="231" height="314" /><strong>Bangkrut Berkali-kali, Kini Jadi Guru Investasi Properti.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tahun penanggalan tercetak angka 1999. Bahkan mimpi buruk pun tidak sengeri yang dialami Joe Hartanto pada waktu itu. Beberapa penanda kemapanan-apartemen seluas 168 meter persegi, dengan hamparan lapangan golf di depannya, mobil sedan keluaran terbaru-lenyap tak berbekas seperti sebuah daratan yang tak menyisakan kehidupan setelah dihajar gelombang tsunami.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan hari-hari berikutnya merupakan hari yang berat bagi pasangan Joe-Wei Wei yang waktu itu belum genap satu tahun menikah.&#8221;Terlalu percaya kepada teman bisa sangat berbahaya,&#8221; ujar Joe-saat itu menjadi kepala cabang sebuah perusahaan trading dan memiliki bisnis sendiri-memulai kisahnya.</p>
<p>Lantaran terlalu percaya kepada teman itulah yang membuat bisnis sekaligus karier Joe luluh lantak. Stres berat, depresi, paranoid menjadi hal yang tak terelakan dalam kehidupan Joe setelah ditipu teman bisnisnya tersebut.</p>
<p>&#8220;Sempat terlintas keinginan mengakhiri hidup. Untunglah saya memiliki istri yang selalu setia mendampingi dan teman-teman baru yang bersedia mengulurkan tangan. Diantara teman baik itu ada yang membelikan buku Robert Kiyosaki saat dia pergi ke Australia,&#8221; imbuh pria kelahiran Bandung yang memiliki sejumlah bisnis mulai dari sekolah musik, apotek dan properti ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Baca kelanjutan profil Joe Hartanto di Majalah Pengusaha, Edisi 103 Februari 2010. Atau bisa Anda <strong><a href="http://www.joehartanto.com/MajalahPengusaha.pdf" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/downloads/MajalahPengusaha.pdf');">download di sini</a></strong>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.joehartanto.com/joe-hartanto-guru-investasi-properti-majalah-pengusaha/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
