Home » Motivasi & Inspirasi

Hutang = Perahu

29 November 2011 5,996 views 13 Comments

Bagi sebagian orang hutang itu sangat mengerikan, tapi bagi sebagian orang lagi hutang itu menyenangkan. Bagi sebagian orang hutang itu harus dihindari, tapi bagi sebagian orang hutang itu dicari cari.  Bagi sebagian orang lagi hutang itu bagaikan aib dan sesuatu yang memalukan, tapi bagi sebagian orang lagi hutang itu mulia. Bagi sebagian orang hutang itu dianggap membuat tidak berwibawa, tetapi sebagian orang lagi malah bangga dengan semakin besarnya jumlah hutang yang dimiliki……nah lho….. pendapat mana yang benar sih?

Ada juga yang bertanya demikian, apakah hutang itu sesuatu hal negatif yang harus dihindari, dijauhi, dan pemiliknya dihujat hujat, ataukah hutang itu sesuatu hal positif yang dicari cari, dan justru harus dimiliki, serta pemiliknya di puji puji sebagai penggerak perekonomian?.

Teman teman, sebenarnya sebagaimana apapun didunia ini, hutang itu sifatnya netral, hutang itu bisa menjadi negatif atau positif tergantung sudut pandang dan cara pemanfaatan serta penggunaannya. Jika seseorang itu tidak tahu cara memanfaatkan hutang dan cara mengelolanya dengan baik, otomatis hutang itu cepat atau lambat akan menjadi hal negative dalam kehidupannya, akan tetapi ketika seseorang tahu cara memanfaatkan dan mengelola hutang dengan baik, otomatis hutang itu bisa menjadi suatu hal positif bagi dirinya.

Tetapi yang pasti hutang itu bukan tujuan, hutang itu hanya sebagai alat bantu, sebagai pengungkit. Saya secara pribadi tidak pernah menganggap hutang sebagai tujuan hidup saya, hutang dalam bisnis dan investasi yang saya lakukan hanyalah sebagai alat bantu, alat pengungkit saja untuk mencapai tujuan lebih tinggi yang sudah saya tetapkan sebelumnya. Jika diibaratkan seseorang yang memiliki tujuan untuk menyeberangi sebuah sungai, menuju ke tepi sungai di seberang yang tanahnya sangat subur, hijau dan dipenuhi oleh berbagai macam pohon buah buahan. Kemudian dia berhasil menyeberangi sungai tersebut dengan bantuan sebuah perahu, dan setelah mencapai tepi sungai seberang, perahu itupun kemudian di tinggalkan di tepi sungai saja, walaupun sebenarnya tentu saja perahu tersebut amat berjasa menyeberangkan orang tersebut.

Nah demikian pula halnya dengan hutang, bagi saya hutang hanyalah sebagai alat bantu seperti perahu dalam perumpamaan diatas, untuk mempercepat pencapaian tujuan hidup saya.

Jadi ingatlah teman teman, hutang bukanlah sebuah tujuan, hutang hanyalah sebagai alat bantu seperti halnya perahu untuk menyeberangkan seseorang ke tepi sungai seberang. Dan perahu itu sifatnya netral.

Tapi jika kita lanjutkan cerita perumpamaan perahu diatas, banyak orang yang ironisnya, ketika mendengar ada anak kecil yang tenggelam di sungai karena tidak bisa menjaga keseimbangan dan perahunya terbalik, yang disalahkan adalah perahunya, dianggap naik perahu itu adalah hal yang amat berbahaya. Dan yang lebih konyol lagi, terkadang banyak orang yang mau saja ditakut takuti oleh orang lain yang tidak pernah naik perahu, tapi pernah mendengar kisah anak kecil yang tenggelam karena perahunya terbalik, tanpa tahu apa penyebabnya…hahaha.

Jika kita kembalikan ke masalah hutang, demikian pula yang terjadi di masyarakat. Banyak orang menilai hutang itu jelek, negatif, harus dijauhi, tanpa dia sendiri tahu persis alasannya, karena yang dia tahu, hal itulah yang diajarkan oleh orangtuanya sejak kecil, atau temannya,  bahwa hutang itu jelek, jangan pernah berhutang, dll.

Jadi kesimpulannya, ketahui dan pelajarilah dengan baik, termasuk apa sebenarnya  hutang itu, barulah memberikan sebuah penilaian. Jadilah orang yang bijak yang selalu mencari tahu terlebih dahulu sebelum mengambil kesimpulan atau menilai hal apapun didunia ini.

Bagaimana menurut Anda?

PS: Untuk bagaimana menggunakan hutang dengan bijak sebagai perahu untuk mencapai kesuksesan Anda, silakan baca informasi tentang workshop Property Cash Machine yang kami selenggarakan.

Share your comments on Facebook:

13 Comments »

  • imo said:

    Tengkyu pa Joe atas artikelnya, hutang = perahu saya setuju, tinggal bagaimana kita memandangnya, apakah hutang itu menjadikan masalah atau malah menjadikan solusi, itu semua kembali ke diri kita masing-masing cara menyikapinya

  • nury said:

    salam suxses,.benar sekali apa yang big bos katakan …

  • kartono said:

    Mantap nich info nya,thanks bos…

  • Anawia putra said:

    Utang memang sesuatu yang butuh pemikiran agar kita bisa mendapatkan sesurat
    Yang ber manfaat.

    Sukses selalu untuk semua.

  • The WBA said:

    Wow.. Analogi yg bagus sekali…. Perahu kecil di samudra luas memang mengerikan… Kapal besar seperti kapal pesiar sangat menyenangkan… Sebuah kano kalo di pinggir pantai juga sangat menyenangkan…. Tergantung siapa yg handle.. Dan berada dimana kita… Dan yang pasti seperti kata pa Joe… Bisa membawa kita ke tempat yang kita inginkan,,, jadi mengingatkan pada bbrp perahu yg sgt simple di bbrp kali Jakarta.. Sangat bermanfaat bahkan utk pengendara motor yg menaikan motornya ke dlm perahu tsb.. Juga seperti kapal ferry di banyak pelabuhan di Indonesia sampai kapal pengangkut tanker dll… Makin besar perahu nya makin aman kayaknya ya… Dan yang mau nolongin makin banyak. yang berkepentingan makin banyak.. Jadi ingat perkataan seorg guru kalo punya utang 1 M kita yg deg deg an.. Kalo punya utang 100M Bank pemberi utang yg deg deg an… Bravo pa Joe,,,.. dasyat… Anda luar biasa…

  • Helmi said:

    setuju sekali pak joe, hutang adalah alat untuk mencapai tujuan, sukses untuk PCM nya pak joe.

  • eko said:

    Selalu punya artikel yg sangat ispiratif pak Joe ini ,sangat mnggugah saya.
    Jadi ngga sabar untuk segera langsung dengar di seminar besok.
    God Bless Us

  • Aji said:

    Betul betul
    makasih Pak Joe

  • Sigit said:

    Bagus sekali perumpamaan hutang sebagai perahu, tapi kadang untuk mendapatkan perahu itu sangat susah. lalu bagaimana cara kita mendapat perahu dengan mudah???? kita pengen tahu jawabannya pak.

  • gani said:

    Thank you pak joe ….atas artikelnya yg sangat informatif dan edukatif yg bisa membuat kita tambah pengetahuan dan semangat untuk berusaha dan berjuang untuk mencapai tujuan.

  • alqolam said:

    Betul sekali pak.saya sendiri sekuat hati dan tenaga ngutang hanya untuk bikin uang lagi ..hehe..salam kompak dan sukses selalu

  • matahari said:

    kalo mau hutang tapi gak ada yang mau menghutangi gmana?

  • abd.rahim said:

    setuju pak! thank’s atas sharing nya!

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.